Kami memyediakan aplikasi SIMPeL (Sistem Informasi Manajemen Pengadaan langsung) yang merupakan aplikasi khusus untuk mengelola paket pengadaan langsung pemerintah di bidang Konstruksi. Dengan menggunakan aplikasi SIMPeL ini diharapkan dapat mengelola banyak paket pengadaan denang mudah dan sistematis.

Sistem aplikasinya sudah mengacu pada peraturan pemerintah tentang pengadaan langsung. Dirancang mirip seperti aplikasi SPSE di LPSE agar Penyedia dapat memahami dengan mudah fitur fitur aplikasi ini. Hanya saja perbedaannya dengan SPSE tidak menggunakan sistem lelang melainkan sistem Undangan ke Penyedia untuk menunjuk langsung penyedia yang cocok.

Proses penunjukan langsung akan dilakukan oleh Pejabat Pengadaan dimana masing masing Pejabat Pengadaan ditugaskan oleh PA untuk menamgani paket paket tertentu yang didampingi oleh PPK.

Setelah proses undangan, Penyedia maupun Pejabat Pengadaan dapat saling bernegosiasi sampai sama sama sepakat pada satu kesepakatan harga. Kemudian PPK dapat mengupload SPK untuk paket yang sudah disepakati.

Semua rangkaian proses haruslah dijadwalkan terlebihdahulu agar proses pengadaan berjalan sesuai dengan target dan waktu yang telah ditentukan.

Begitulah gambaran singkat dari sistem aplikasi SIMPeL yang telah kami bangun. Aplikasi ini dirancang dengan platform pemograman berbasis website sehingga dapat diakses secara online. Tidak membutuhkan banyak biaya karena dibangun dengan bahasa pemograman opensource dan tidak membutuhkan perangkat yang terlalu mahal.

Dalam implementasinya kami akan melakukan pendampingan secara intensif kepada pengelola aplikasi sampai bisa menjalankan secara mandiri. Apliaksi dapat diupdate secara remote dari mana saja karena sistem online yang memingkinkan kami bisa membantu kapan saja jika dibutuhkan.

Jika anda tertarik untuk mencoba menerapkan aplikasi ini di pemerintah daerah anda maka dapat menghubungi saya langsung. Percayakan. kepada kami kalau soal aplikasi karena kami sudah berpengalaman dalam menangani banyak aplikasi di berbagai daerah di Indonesia. Silahkankan lihat cerita pengalaman kami klik disini.

(Visited 363 times, 1 visits today)